Arsip:

Prestasi

Mahasiswa Doktor Fisika UGM Berpartisipasi dalam Konferensi Internasional ICMTA 2025 di Kyoto, Jepang

Dua mahasiswa Program Doktor Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Gadjah Mada (UGM) telah berpartisipasi dalam kegiatan ilmiah internasional bergengsi The 10th International Conference on Materials Technology and Applications (ICMTA 2025) yang diselenggarakan pada 29–31 Oktober 2025 di Kyoto, Jepang.

Kedua mahasiswa tersebut adalah:

  • Eka Wahyuni (Doktor Fisika 2024)

  • Nurhidayah (Doktor Fisika 2023)

Selain 2 mahasiswa doktor tersebut, ICMTA ini juga diikuti oleh satu mahasiswa magister fisika yaitu Rohma Yuliani (Magister Fisika 2024). Ketiganya turut berperan aktif dalam kegiatan konferensi dengan mempresentasikan hasil penelitian terkini di bidang Material Science dan Nanoteknologi. Melalui presentasi tersebut, mereka berkesempatan berbagi hasil riset yang dikembangkan di Departemen Fisika UGM sekaligus berdiskusi dengan para ilmuwan, peneliti, dan akademisi dari berbagai institusi dunia.

Partisipasi mahasiswa doktor ini menjadi bentuk nyata dari semangat internasionalisasi dan kolaborasi riset yang diusung oleh Departemen Fisika UGM. Selain memperkuat jejaring akademik global, keikutsertaan mereka juga menegaskan komitmen UGM dalam mendorong sivitas akademika untuk aktif berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat internasional.

Konferensi ICMTA 2025 sendiri merupakan ajang tahunan yang mempertemukan para peneliti dan profesional di bidang teknologi material, dengan fokus pada pengembangan aplikasi inovatif dalam sains material, fisika terapan, serta teknologi berkelanjutan. Tahun ini, kegiatan diselenggarakan bersamaan dengan The 14th International Conference on Nanostructures, Nanomaterials and Nanomengineering (ICNNN 2025) yang turut memperluas ruang diskusi ilmiah lintas disiplin.

Departemen Fisika UGM memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Eka Wahyuni dan Nurhidayah atas prestasi dan dedikasi mereka dalam membawa nama baik almamater di tingkat global. Diharapkan, pengalaman akademik internasional ini dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berpartisipasi aktif dalam kegiatan ilmiah serupa di masa mendatang.

Bagi mahasiswa yang berminat mengikuti konferensi periode berikutnya, The 11th International Conference on Materials Technology and Applications (ICMTA 2026) akan diselenggarakan pada tahun 2026. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman resmi: https://www.icmta.org.

Mahasiswa Doktor Fisika UGM Raih Grand Award di Indonesia Research and Innovation Fair (IRIFair) 2025

Sebagai upaya untuk mendukung kebijakan Manajemen Talenta Nasional, khususnya pada pilar Pembangunan Manusia dan Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, BRIN menyelenggarakan platform penghargaan kompetitif bertajuk Indonesia Research and Innovation Fair (IRIFair). Ajang ini dirancang untuk menemukan talenta potensial di bidang riset dan inovasi dari jenjang sarjana hingga magister, serta memberikan peluang pengembangan diri lebih lanjut melalui program pembelajaran berbasis riset (Degree by Research) maupun skema insentif Asisten Peneliti.

Pada tahun 2025, IRIFair kembali menghadirkan Scholar Research Competition yang berbasis pada penelitian tugas akhir mahasiswa. Kompetisi ini menjadi ruang bagi talenta muda untuk menampilkan karya riset inovatif sekaligus sebagai pintu masuk menuju program pengembangan riset lanjutan yang berkesinambungan.

Prestasi membanggakan berhasil diraih oleh Zurnansyah, S.Si., M.Sc., mahasiswa program Doktor Fisika Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2025 Ganjil LPDP. Ia sukses meraih Grand Award: Scholar Research Competition IRIFair 2025 pada kategori Technology and Engineering Science. Inovasi yang diusung adalah penelitian tentang GMR Biosensor, sebuah terobosan yang berpotensi besar dalam pengembangan teknologi sensor berbasis magnetoresistansi raksasa (Giant Magnetoresistance).

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi bukti kualitas riset mahasiswa Doktor Fisika UGM, tetapi juga menunjukkan kontribusi nyata akademisi muda dalam mendukung arah kebijakan nasional di bidang riset dan inovasi. Melalui ajang IRIFair, diharapkan semakin banyak talenta Indonesia yang terdorong untuk mengembangkan diri, berinovasi, dan memberikan dampak positif bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di tanah air.

Wisuda Doktoral Fisika

Wisuda 3 Mahasiswa Doktoral Fisika Periode April 2025

Pada tanggal 23 April 2025, Departemen Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada dengan bangga mengumumkan wisuda tiga mahasiswa program doktoral yang telah berhasil menyelesaikan studi dan mempertahankan disertasi mereka. Ketiga wisudawan tersebut adalah:

  1. Dr. Wiwien Andriyanti
  2. Dr. Rohima Wahyu Ningrum
  3. Dr. Emmistasega Subama

Acara wisuda ini merupakan momen penting yang menandai keberhasilan akademik dan dedikasi tinggi para mahasiswa dalam menempuh pendidikan doktoral di bidang fisika. Dengan selesainya studi ini, para doktor baru diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di bidang fisika, baik di tingkat nasional maupun internasional. Departemen Fisika UGM mengucapkan selamat kepada para wisudawan atas pencapaian luar biasa ini dan berharap mereka terus berkarya serta berinovasi dalam dunia riset dan pendidikan. Semoga kesuksesan ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus bersemangat dalam menuntut ilmu dan mengembangkan diri.

Publikasi berita acara ini juga bertujuan untuk memberikan informasi dan dokumentasi resmi kepada civitas akademika serta masyarakat luas mengenai prestasi akademik yang diraih oleh mahasiswa Departemen Fisika UGM.

Mahasiswa Program Doktor dan Magister Fisika UGM Berpartisipasi dalam IcAUMS 2025 di Jepang

Pada tanggal 21-24 April 2025, mahasiswa program doktor dari Departemen Fisika UGM, yaitu Kurnia dan Sudarmono, mengikuti konferensi internasional bertajuk International Conference of Asian Union of Magnetics Societies (IcAUMS) 2025 yang diselenggarakan di Okinawa Convention Center, Okinawa, Jepang. Konferensi ini merupakan pertemuan ilmiah bergengsi yang mempertemukan para peneliti dan insinyur dari berbagai negara di Asia dan sekitarnya untuk membahas kemajuan terbaru dalam bidang magnetisme dan material magnetik. IcAUMS 2025 menjadi ajang penting untuk bertukar ide, mempresentasikan hasil riset, serta memperluas jejaring kolaborasi di bidang magnetik.

Selain mahasiswa doktor, konferensi ini juga diikuti oleh mahasiswa magister Siti Fatimah Azzahro dan Husna Ajrina yang merupakan bagian dari kelompok riset yang sama, yaitu ES-Club. Keikutsertaan mereka dalam konferensi ini menunjukkan sinergi dan kolaborasi yang erat antara mahasiswa magister dan doktor dalam mengembangkan penelitian mereka. Selama konferensi, para mahasiswa didampingi oleh Prof. Dr. Eng. Edi Suharyadi, S.Si., M.Eng. yang memberikan bimbingan dan dukungan akademik. Kehadiran pembimbing ini sangat penting untuk memastikan kelancaran partisipasi mahasiswa serta membantu mereka dalam memaksimalkan manfaat dari konferensi internasional tersebut.

IcAUMS 2025 merupakan konferensi yang diselenggarakan oleh Asian Union of Magnetics Societies (AUMS) dan menjadi platform utama untuk diskusi ilmiah terkait magnetisme, material magnetik, dan aplikasinya. Konferensi ini mencakup berbagai topik seperti spintronics, nanostruktur material magnetik, magnetisasi dinamis, dan aplikasi biomedis magnetik. Dengan mengikuti konferensi ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan berharga untuk memperdalam wawasan dan memperluas jaringan profesional di tingkat internasional.

Prestasi Membanggakan! Mahasiswa Doktor Fisika UGM Raih Penghargaan Internasional di Vietnam

Departemen Fisika Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mengukir prestasi di kancah internasional. Nugraheni Puspita Rini, mahasiswa program Doktor Fisika UGM, berhasil meraih penghargaan “Best Oral Presentation” dalam ajang bergengsi International Symposium on Advanced Magnetic Materials and Applications (ISAMMA) 2024. Acara ini diselenggarakan di Vietnam pada 4-8 Agustus 2024 dan diikuti oleh 300 partisipan dari 20 negara.

ISAMMA, yang merupakan simposium dua tahunan, menjadi ajang bagi para ilmuwan dan peneliti untuk mempresentasikan inovasi dan penelitian terbaru di bidang material magnetik. Pada tahun ini, Nugraheni berhasil menarik perhatian para juri dengan presentasinya yang berjudul “Photocatalytic Degradation of Rhodamin B using Green Synthesized Fe3O4/rGO/ZnO Magnetic Nanocomposite Utilizing Moringa Oleifera and Amaranthus Viridis Leaf Extract”. Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan nanokomposit magnetik yang ramah lingkungan untuk menguraikan zat pewarna Rhodamin B, memanfaatkan ekstrak daun Kelor dan Bayam Merah sebagai bahan utama dalam sintesisnya.

Keberhasilan Nugraheni dalam penelitian ini tidak hanya memberikan kontribusi signifikan dalam bidang material magnetik, tetapi juga memiliki relevansi kuat dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Penelitian ini mendukung beberapa tujuan SDGs, yaitu SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Dengan mengembangkan teknologi yang efektif untuk menguraikan polutan seperti Rhodamin B, penelitian ini berkontribusi pada upaya menjaga kualitas air bersih dan sanitasi yang layak. Inovasi dalam penggunaan bahan alami untuk sintesis nanokomposit magnetik mencerminkan kemajuan dalam teknologi ramah lingkungan yang dapat mendukung pengembangan industri yang berkelanjutan. Penggunaan bahan alami seperti daun Kelor dan Bayam Merah dalam penelitian ini juga menunjukkan komitmen terhadap praktik produksi yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Prestasi yang diraih Nugraheni tidak hanya membanggakan bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi Departemen Fisika UGM dan seluruh civitas akademika. Keberhasilan ini menunjukkan kualitas penelitian dan inovasi yang dihasilkan oleh mahasiswa UGM mampu bersaing di tingkat internasional dan mendukung pencapaian tujuan global untuk keberlanjutan. Semoga prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa dan peneliti untuk terus berkarya dan berprestasi demi masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan.

First Paper Awards – The 7th International Conference on Material Engineering Research

International Conference on Material Engineering Research (ICMER) merupakan konferensi internasional terkemuka yang bertujuan untuk memfasilitasi researcher dalam mempresentasikan penelitian terkini di bidang advanced materials and engineering technology. Tahun ini merupakan pelaksanaan ICMER ke-7 yang berlangsung di Pulau Jeju, Korea Selatan pada tanggal 19-21 April 2024 silam.

ICMER 2024 menerima makalah penelitian yang belum dipublikasikan dalam bahasa Inggris. Semua makalah yang diterima dan terdaftar akan dipublikasikan dalam Key Engineering Materials (ISSN: 1662-9795), yang tersedia secara online dalam teks lengkap melalui platform www.scientific.net. Semua makalah yang diterima dan terdaftar akan diserahkan untuk diindeks oleh EI-Compendex dan SCOPUS, dan lain sebagainya.

Leni Rumiyanti, salah satu mahasiswa program doktor ilmu fisika UGM, berhasil mendapatkan First Paper Awards dalam konferensi tersebut. Selamat!

Dua Mahasiswa Doktor Fisika Berhasil Meraih Penghargaan “BEST ORAL PRESENTATION” Dalam 12th International Conference on Material Science and Engineering Technology 2023

2 mahasiswa program Doktor Fisika UGM, Leni Rumiyanti dan I Kadek Hariscandra Dinatha, berhasil memperoleh penghargaan sebagai “Best Oral Presentation” dalam 12th International Conference on Materials Science and Engineering Technology 2023 yang dilaksanakan di Fukuoka, Japan pada 24-26 November 2023.

Kak Leni berhasil menyabet penghargaan bergengsi tersebut melalui presentasi yang berjudul “Characteristic of Mesoporous Silica Nanoparticles-Benzotriazole (MSN-BTA) using Rice Husk as an Environmentally Friendly Precursor”. Sedangkan Kak Haris berhasil menyabet penghargaan bergengsi tersebut melalui presentasi yang berjudul “Polyvinyl alcohol/Polyvinylpyrrolidone/Chitosan Nanofiber Scaffold with Hydroxyapatite from Sand Lobster Shells (Panulirus homarus) for Bone Tissue Engineering” untuk topik biomaterial.

Congrats, Kak Leni dan Kak Haris!

The 9th ICST 2023 – Best Paper Awards of Life Science, Materials, and Applied Chemistry Symposium

International Conference on Science and Technology (ICST) merupakan konferensi yang diadakan secara rutin setiap tahun oleh UGM. Tahun ini adalah penyelenggaran ICST ke-9 yang digelar di Yogyakarta pada 1-2 November 2023. Kegiatan tersebut mencakup paparan riset mengenai studi penggunaan nanofiber PAN/PSU sebagai membran particulate matter.

Saudara Rizky Aflaha, salah satu mahasiswa program doktor ilmu fisika UGM, berhasil mendapatkan Best Paper Awards of Life Science, Materials, and Applied Chemistry Symposium dalam perhelatan event The 9th International Conference on Science and Technology (ICST). Selamat!

100 Author UGM di Scopus dengan H-index Tertinggi

Selamat atas pencapaian 100 Author UGM di Scopus dengan H-index tertinggi. Lima dari 100 Author tersebut merupakan Dosen Departemen Fisika UGM, yang juga pengajar di Program Doktor Fisika

Prestasi luar biasa ini merupakan bukti dari kontribusi luar biasa yang telah  diberikan dalam dunia penelitian dan akademisi. Kami sangat bangga dengan pencapaian luar biasa ini dan menantikan kontribusi yang lebih besar lagi di masa depan. Selamat!