Arsip:

Aktivitas Mahasiswa

Monitoring dan Evaluasi Mahasiswa S3 BMKG di Program Studi Fisika FMIPA UGM

Program Studi Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Mahasiswa Program Doktor (S3) yang berasal dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Rabu, 10 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Grand Zuri Malioboro, Yogyakarta.

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk meninjau secara komprehensif perkembangan studi dan kemajuan penelitian disertasi mahasiswa S3, serta memastikan ketercapaian target akademik sesuai dengan rencana studi yang telah ditetapkan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan koordinasi antara pihak universitas dan BMKG dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang fisika, meteorologi, klimatologi, dan geofisika.

Acara ini dihadiri oleh Dekan dan Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan FMIPA UGM, Ketua Departemen Fisika yang diwakili oleh Sekretaris Departemen Fisika, Ketua dan Sekretaris Program Studi S3 Fisika, Ketua dan Sekretaris Program Studi S2 Fisika, serta dosen-dosen sebagai promotor dan co-promotor mahasiswa Program Doktor. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh beberapa perwakilan dari BMKG seperti Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika yang turut berperan aktif dalam proses evaluasi dan diskusi perkembangan studi mahasiswa.

Mahasiswa Program Doktor yang mengikuti kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan mahasiswa S3 Program Studi Fisika FMIPA UGM yang berasal dari BMKG, yaitu:

  1. A. Fauzi Masykuri
  2. Bambang Sunardi
  3. Rahmat Setyo Yuliatmoko
  4. Desy Irjayanto
  5. George Fransisco A. Muabuay
  6. Moh. Iqbal Tawakal
  7. Sulastri

Pelaksanaan monitoring dan evaluasi dilakukan secara individual, dimana setiap mahasiswa memaparkan perkembangan penelitian disertasi masing-masing, meliputi latar belakang penelitian, capaian yang telah diperoleh, kendala yang dihadapi, serta rencana penelitian dan target penyelesaian ke depan. Setelah pemaparan, dilakukan sesi diskusi dan tanya jawab oleh para promotor dan co-promotor, serta perwakilan BMKG.

Diskusi bersama tersebut menghasilkan berbagai masukan dan rekomendasi konstruktif yang diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan dan penguatan arah penelitian mahasiswa. Sinergi antara pihak akademik dan BMKG dalam forum ini dinilai sangat penting untuk memastikan relevansi topik disertasi dengan kebutuhan institusi serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan mahasiswa Program Doktor Fisika yang berasal dari BMKG dapat menyelesaikan studi tepat waktu dengan kualitas penelitian yang unggul, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu fisika dan penerapannya dalam mendukung tugas dan fungsi BMKG.

Workshop Motivasi dan Resiliensi Mahasiswa Doktor Fisika Hadirkan Akademisi dan Alumni Inspiratif

Program Studi Doktor Fisika, Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Workshop Motivasi dan Resiliensi Mahasiswa Doktor Fisika pada Kamis, 11 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Grand Zuri Malioboro, Yogyakarta, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat motivasi, membangun ketangguhan akademik (resiliensi), serta menjadi ruang refleksi dan diskusi bagi mahasiswa Program Doktor Fisika dalam menghadapi tantangan studi dan penelitian di jenjang doktoral. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi forum evaluasi dan berbagi pengalaman akademik antara mahasiswa, dosen, dan alumni.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan pemaparan dari Program Studi Doktor Fisika terkait arah kebijakan, sistem pembelajaran, serta dukungan akademik bagi mahasiswa. Selanjutnya, kegiatan utama berupa Workshop Motivasi dan Resiliensi Akademik disampaikan oleh Dr. Eng. Ir. Sunu Wibirama, S.T., M.Eng., IPM. Dalam sesi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan motivasi, strategi menjaga ketahanan mental, serta pengembangan sikap adaptif dalam menjalani proses studi doktoral.

Setelah sesi workshop, kegiatan dilanjutkan dengan Monitoring dan Evaluasi (Monev) mahasiswa, yang dilakukan secara bertahap dan individual. Setiap mahasiswa menyampaikan perkembangan studi dan riset disertasi, kemudian mendapatkan masukan serta rekomendasi dari promotor dan co-promotor. Sesi ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu sebelum dan sesudah waktu istirahat (ISHOMA), guna memastikan proses evaluasi berjalan efektif.

Pada sesi siang hari, kegiatan diisi dengan Sharing Alumni oleh Dr. Rizky Aflaha, S.Si. dan Dr. Fitri Puspastari, S.Si., M.Sc. Dalam sesi ini, para alumni berbagi pengalaman selama menempuh studi doktoral serta strategi menghadapi tantangan akademik dan riset. Dr. Rizky Aflaha merupakan lulusan doktor tercepat dan termuda Program Studi Doktor Fisika UGM dengan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4.00, sehingga pengalamannya menjadi sumber inspirasi dan motivasi yang kuat bagi para mahasiswa doktor.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi “5 Minutes Speech”, dimana sejumlah mahasiswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan gagasan, pengalaman, dan refleksi singkat terkait perjalanan studi doktoral mereka. Sesi ini menjadi wadah untuk melatih komunikasi akademik sekaligus memperkuat rasa kebersamaan antar mahasiswa.

Kegiatan ditutup dengan sesi penutup sebagai rangkuman seluruh rangkaian acara. Workshop ini terselenggara dengan dukungan dari UGM Physics, FMIPA UGM, serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Program Doktor Fisika UGM semakin memiliki motivasi yang kuat, ketangguhan dalam menghadapi dinamika studi doktoral, serta kesiapan akademik dan mental untuk menyelesaikan studi dengan kualitas yang unggul.

 

Ujian Komprehensif S3 Fisika UGM

Ujian Komprehensif Mahasiswa Doktor Fisika “La Ode Muhammad Musafar Kilowasid”

Pada hari Senin, 17 November 2025, telah dilaksanakan Ujian Komprehensif bagi mahasiswa program Doktor Fisika atas nama La Ode Muhammad Musafar Kilowasid  dari Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Gadjah Mada. Sidang ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses akademik yang bertujuan untuk menilai penguasaan mahasiswa terhadap konsep, teori, serta metodologi penelitian dalam bidang ilmu fisika sebagai bagian dari persyaratan menuju tahap disertasi.

Pelaksanaan sidang berlangsung secara hybrid di Ruang Sidang II Departemen Fisika FMIPA UGM, dengan dihadiri oleh Prof. Sholihun, S.Si., M.Sc., Ph.D.Sc.;  Prof. Dr. Sismanto, M.Si.; Prof. Dr.rer.nat. Muhammad Farchani Rosyid, M.Si.; Dr. Nizam Ahmad, M.Si.; Dr. Johan Muhammad, M.Sc.; Mirza Satriawan, S.Si., M.Si., Ph.D. dan Dr. Eddy Hartantyo, S.Si., M.Si. Sidang dimulai pada pukul 09.00 WIB dan berakhir pada pukul 11.30 WIB, dalam suasana akademik yang kondusif dan penuh semangat ilmiah.

Berdasarkan hasil penilaian dan musyawarah tim penguji, mahasiswa La Ode Muhammad Musafar Kilowasid dinyatakan Lulus untuk melanjutkan penelitian disertasinya. Hasil ini mencerminkan penguasaan yang baik terhadap materi bidang fisika serta kemampuan analisis dan argumentasi ilmiah yang matang. Dengan demikian, kegiatan Ujian Komprehensif Mahasiswa Doktor Fisika  ini berjalan dengan lancar dan sukses.

Mahasiswa Doktor Fisika UGM Berpartisipasi dalam Konferensi Internasional ICMTA 2025 di Kyoto, Jepang

Dua mahasiswa Program Doktor Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Gadjah Mada (UGM) telah berpartisipasi dalam kegiatan ilmiah internasional bergengsi The 10th International Conference on Materials Technology and Applications (ICMTA 2025) yang diselenggarakan pada 29–31 Oktober 2025 di Kyoto, Jepang.

Kedua mahasiswa tersebut adalah:

  • Eka Wahyuni (Doktor Fisika 2024)

  • Nurhidayah (Doktor Fisika 2023)

Selain 2 mahasiswa doktor tersebut, ICMTA ini juga diikuti oleh satu mahasiswa magister fisika yaitu Rohma Yuliani (Magister Fisika 2024). Ketiganya turut berperan aktif dalam kegiatan konferensi dengan mempresentasikan hasil penelitian terkini di bidang Material Science dan Nanoteknologi. Melalui presentasi tersebut, mereka berkesempatan berbagi hasil riset yang dikembangkan di Departemen Fisika UGM sekaligus berdiskusi dengan para ilmuwan, peneliti, dan akademisi dari berbagai institusi dunia.

Partisipasi mahasiswa doktor ini menjadi bentuk nyata dari semangat internasionalisasi dan kolaborasi riset yang diusung oleh Departemen Fisika UGM. Selain memperkuat jejaring akademik global, keikutsertaan mereka juga menegaskan komitmen UGM dalam mendorong sivitas akademika untuk aktif berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat internasional.

Konferensi ICMTA 2025 sendiri merupakan ajang tahunan yang mempertemukan para peneliti dan profesional di bidang teknologi material, dengan fokus pada pengembangan aplikasi inovatif dalam sains material, fisika terapan, serta teknologi berkelanjutan. Tahun ini, kegiatan diselenggarakan bersamaan dengan The 14th International Conference on Nanostructures, Nanomaterials and Nanomengineering (ICNNN 2025) yang turut memperluas ruang diskusi ilmiah lintas disiplin.

Departemen Fisika UGM memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Eka Wahyuni dan Nurhidayah atas prestasi dan dedikasi mereka dalam membawa nama baik almamater di tingkat global. Diharapkan, pengalaman akademik internasional ini dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berpartisipasi aktif dalam kegiatan ilmiah serupa di masa mendatang.

Bagi mahasiswa yang berminat mengikuti konferensi periode berikutnya, The 11th International Conference on Materials Technology and Applications (ICMTA 2026) akan diselenggarakan pada tahun 2026. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman resmi: https://www.icmta.org.

Ujian Komprehensif Mahasiswa Doktor Fisika “Brainy Happy Tasiman”

Pada hari Kamis, 25 September 2025, telah dilaksanakan Ujian Komprehensif bagi mahasiswa program Doktor Fisika angkatan 2024 Gasal atas nama Brainy Happy Tasiman dari Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Gadjah Mada. Sidang ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses akademik yang bertujuan untuk menilai penguasaan mahasiswa terhadap konsep, teori, serta metodologi penelitian dalam bidang ilmu fisika sebagai bagian dari persyaratan menuju tahap disertasi.

Pelaksanaan sidang berlangsung secara luring di Ruang Sidang II Departemen Fisika FMIPA UGM, dengan dihadiri oleh Prof. Sholihun, S.Si., M.Sc., Ph.D.Sc.; Prof. Dr. Kuwat Triyana, M.Si.; Dr.Ing. Hutomo Suryo Wasisto,; Prof. Drs. Roto, M.Eng., Ph.D.; Prof. Yusril Yusuf, S.Si., M.Si., M.Eng., Ph.D.; Dr.Eng. Ahmad Kusumaatmaja, S.Si., M.Sc.; dan Wiyogo Prio Wicaksono, Ph.D. Sidang dimulai pada pukul 13.15 WIB dan berakhir pada pukul 15.45 WIB, dalam suasana akademik yang kondusif dan penuh semangat ilmiah.

Berdasarkan hasil penilaian dan musyawarah tim penguji, mahasiswa Brainy Happy Tasiman dinyatakan Lulus untuk melanjutkan penelitian disertasinya. Hasil ini mencerminkan penguasaan yang baik terhadap materi bidang fisika serta kemampuan analisis dan argumentasi ilmiah yang matang.Dengan demikian, kegiatan Ujian Komprehensif Mahasiswa Doktor Fisika  ini berjalan dengan lancar dan sukses.

Mahasiswa Doktor Fisika UGM Raih Grand Award di Indonesia Research and Innovation Fair (IRIFair) 2025

Sebagai upaya untuk mendukung kebijakan Manajemen Talenta Nasional, khususnya pada pilar Pembangunan Manusia dan Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, BRIN menyelenggarakan platform penghargaan kompetitif bertajuk Indonesia Research and Innovation Fair (IRIFair). Ajang ini dirancang untuk menemukan talenta potensial di bidang riset dan inovasi dari jenjang sarjana hingga magister, serta memberikan peluang pengembangan diri lebih lanjut melalui program pembelajaran berbasis riset (Degree by Research) maupun skema insentif Asisten Peneliti.

Pada tahun 2025, IRIFair kembali menghadirkan Scholar Research Competition yang berbasis pada penelitian tugas akhir mahasiswa. Kompetisi ini menjadi ruang bagi talenta muda untuk menampilkan karya riset inovatif sekaligus sebagai pintu masuk menuju program pengembangan riset lanjutan yang berkesinambungan.

Prestasi membanggakan berhasil diraih oleh Zurnansyah, S.Si., M.Sc., mahasiswa program Doktor Fisika Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2025 Ganjil LPDP. Ia sukses meraih Grand Award: Scholar Research Competition IRIFair 2025 pada kategori Technology and Engineering Science. Inovasi yang diusung adalah penelitian tentang GMR Biosensor, sebuah terobosan yang berpotensi besar dalam pengembangan teknologi sensor berbasis magnetoresistansi raksasa (Giant Magnetoresistance).

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi bukti kualitas riset mahasiswa Doktor Fisika UGM, tetapi juga menunjukkan kontribusi nyata akademisi muda dalam mendukung arah kebijakan nasional di bidang riset dan inovasi. Melalui ajang IRIFair, diharapkan semakin banyak talenta Indonesia yang terdorong untuk mengembangkan diri, berinovasi, dan memberikan dampak positif bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di tanah air.