Pada hari Rabu, 11 Februari 2026, telah dilaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Mahasiswa Program Doktor (S3) Departemen Fisika yang bertempat di Ruang Sidang 1 Departemen Fisika, mulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan agenda akademik rutin yang diselenggarakan oleh Departemen Fisika dalam rangka memastikan proses studi mahasiswa Program Doktor (S3) berjalan sesuai dengan standar mutu akademik, ketentuan kurikulum, serta target penyelesaian studi yang telah ditetapkan. Kegiatan ini juga menjadi forum evaluatif dan reflektif untuk meninjau perkembangan penelitian disertasi mahasiswa serta memberikan arahan strategis bagi keberlanjutan studi mereka.
Acara dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris Program Studi Doktor (S3) Fisika, Promotor, Co-Promotor, serta mahasiswa Program Doktor (S3) yang dijadwalkan mengikuti evaluasi, yaitu:
- Ikhsan Setiawan
- Kristedjo Kurnianto
- Mercuryta Dewi Noviastuti
- Widhi Mahardi Darma
- Kurnia
- Ayu Wita Sari
- Andreas Christian Louk
- Muhammad Fakhrurreza
- Hervin Maulina
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Program Studi Doktor (S3) Fisika, Prof. Dr.Eng. Rinto Anugraha NQZ, S.Si., M.Si. yang menyampaikan pentingnya monitoring berkala sebagai bentuk pengawasan akademik sekaligus pendampingan institusional terhadap mahasiswa doktoral. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai sarana evaluasi capaian, tetapi juga sebagai ruang diskusi ilmiah untuk meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi mahasiswa.
Setelah itu, masing-masing mahasiswa mempresentasikan perkembangan penelitian disertasinya, termasuk latar belakang penelitian, urgensi dan kontribusi ilmiah, capaian metodologi, hasil sementara, publikasi ilmiah yang telah atau sedang diproses, kendala yang dihadapi, serta rencana tindak lanjut penelitian untuk semester berikutnya. Setiap sesi presentasi dilanjutkan diskusi dengan promotor dan co-promotor sehingga mahasiswa memperoleh masukan konstruktif secara langsung.
Promotor dan Co-promotor memberikan arahan mengenai strategi penelitian, perbaikan metodologi, penguatan analisis data, serta rekomendasi terkait publikasi di jurnal bereputasi. Selain itu, tim menekankan pentingnya konsistensi progres penelitian, manajemen waktu yang efektif, serta komunikasi intensif antara mahasiswa dan dosen pembimbing untuk memastikan kelancaran studi.
Berdasarkan hasil evaluasi, perkembangan penelitian mahasiswa secara umum menunjukkan kemajuan yang baik dan berada pada jalur yang sesuai dengan rencana studi. Namun demikian, beberapa catatan dan saran perbaikan diberikan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas penelitian dan mempercepat penyelesaian studi doktoral.
Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Mahasiswa Program Doktor (S3) ini berlangsung dengan tertib, lancar, dan dalam suasana akademik yang kondusif hingga berakhir pada pukul 12.00 WIB. Diharapkan melalui kegiatan ini, kualitas penelitian disertasi mahasiswa semakin meningkat dan target kelulusan tepat waktu dapat tercapai.










Dalam kesempatan tersebut, salah satu mahasiswa Program Studi Doktor Fisika UGM, Deska Lismawenning Puspitarum, turut berpartisipasi melalui oral presentation untuk mempresentasikan hasil penelitiannya yang berjudul “Construction and Mechanisms of a Recyclable Green-Synthesized CoFe2O4/TiO2 Nanocomposites Photocatalyst for Degradation of Organic Pollutant”. Efisiensi daur ulang, pemisahan secara cepat, dan kemampuan katalitik yang sangat baik dari bahan fotokatalis setelah proses fotokatalitik dianggap sebagai persyaratan utama. Green synthesis nanokomposit CoFe2O4/TiO2 menggunakan ekstrak daun Moringa oleifera menunjukkan kinerja fotokatalitik dan penggunaan kembali yang sangat baik di bawah iradiasi UV. Sintesis nanokomposit berbasis pendekatan green synthesis dianggap sebagai metode yang ramah lingkungan dan hemat biaya untuk membuat nanokomposit dibandingkan dengan metode konvensional lainnya. Berbagai teknik digunakan untuk mengkarakterisasi sifat nanokomposit CoFe2O4/TiO2 sebelum dan sesudah proses fotokatalitik, seperti UV–visible spectroscopy, X-ray diffraction, transmission electron microscopy, X-Ray Fluorescence, scanning electron microscope – energy dispersive X-ray, Fourier transform infrared spectroscopy, dan vibration sample magnetometer. Kurva histeresis menunjukkan bahwa nanokomposit CoFe2O/TiO2 mempunyai sifat soft ferromagnetic. Dari hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa nanokomposit CoFe2O4/TiO2 yang disintesis menggunakan pendekatan green synthesis menunjukkan kinerja katalitik yang sangat baik, dan diharapkan dapat memberikan platform baru untuk aplikasi fotokatalitik yang efisien.
